Babysitter untuk Bayi atau Balita? Cara Membaca Kompetensi Sebelum Memilih

  • #babysitter
  • #pengasuhan anak
  • #SKKNI

Istilah babysitter tidak otomatis menjelaskan usia anak atau jenis tugas yang dapat ditangani. Cocokkan konteks, kompetensi, dan bukti pengalaman sebelum memilih.

Babysitter untuk Bayi atau Balita? Cara Membaca Kompetensi Sebelum Memilih의 BABYSITTER 관련 대표 이미지

Satu kata, babysitter, sering menutupi perbedaan antara merawat bayi, mendampingi balita, dan bekerja di daycare. Karena itu, pertanyaan yang paling berguna sebelum memilih bukan siapa yang terlihat paling meyakinkan, melainkan tugas apa yang benar-benar dibutuhkan dan bukti apa yang sesuai dengan tugas tersebut.

Mulai dari ruang lingkup kerja, bukan label

Halaman JDIH Kementerian Ketenagakerjaan mencatat Kepmenaker Nomor 239 Tahun 2022 tentang SKKNI Bidang Pekerjaan Domestik sebagai peraturan berstatus Berlaku. Dokumen tersebut mencakup kompetensi pengasuh bayi dan balita.

Artinya, label babysitter sebaiknya dibaca sebagai pekerjaan dengan ruang lingkup yang dapat dipecah, bukan klaim umum bahwa seseorang otomatis mampu menangani semua kebutuhan anak.

Pada halaman BNSP untuk skema Pengasuh Bayi 1, 11 unit kompetensi yang ditampilkan mencakup:

  • membekali diri tentang kondisi dan risiko kerja;
  • menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja;
  • bekerja sama di lingkungan kerja;
  • mengembangkan kematangan emosi dan motivasi kerja;
  • berkomunikasi dengan bahasa negara penempatan;
  • menerapkan prinsip dasar pembersihan lingkungan;
  • memelihara kebersihan tubuh bayi;
  • menangani BAB dan BAK bayi;
  • memberi makan dan minum bayi;
  • membantu memberikan ASI eksklusif; dan
  • memberikan susu formula pada bayi.

Daftar itu menunjukkan bahwa pengasuhan bayi tidak hanya berisi tugas yang terlihat saat berinteraksi dengan anak. Cara bekerja, komunikasi, keselamatan, dan pengelolaan lingkungan juga termasuk dalam ruang lingkup skema tersebut. Saat membandingkan kandidat, pengalaman menjaga bayi saja belum menjawab seluruh pertanyaan tentang kecocokan tugas.

Mengapa usia anak mengubah ukuran kecocokan?

BNSP juga menampilkan skema terpisah, yaitu Pengasuh Anak 2 atau Childcare 2, yang terdiri dari 15 unit kompetensi. Perbedaan nama dan jumlah unit itu tidak otomatis menentukan siapa yang lebih baik. Namun, hal tersebut menjadi alasan untuk tidak menganggap satu label atau satu skema mencakup semua usia dan semua jenis pekerjaan.

Bagi keluarga, kebutuhan sebaiknya ditulis sebagai pekerjaan konkret. Untuk bayi, misalnya, ruang lingkup yang tercantum mencakup kebersihan tubuh, BAB/BAK, makan dan minum, bantuan pemberian ASI eksklusif, serta susu formula. Jika kebutuhan utamanya adalah pengasuhan anak yang lebih besar, mintalah penjelasan tentang bukti yang berkaitan dengan skema Childcare 2, bukan hanya sertifikat yang menggunakan kata babysitter.

Cara ini mengubah fokus percakapan. Alih-alih bertanya apakah seseorang adalah babysitter, keluarga dapat menanyakan bagian pekerjaan mana yang pernah dilakukan dan bukti apa yang mendukungnya.

Sertifikat atau pengalaman: apa yang sebenarnya dibandingkan?

Pada halaman BNSP untuk Pengasuh Bayi 1, persyaratan skema ditulis sebagai salah satu dari dua pilihan: sertifikat pelatihan berbasis kompetensi Babysitter 1 dari lembaga pelatihan yang terakreditasi LA-LPK Kementerian Ketenagakerjaan, atau pengalaman kerja minimal 1 tahun sebagai Babysitter 1.

Halaman BNSP untuk Childcare 2 juga mencantumkan pilihan berupa sertifikat atau surat keterangan telah menyelesaikan pelatihan berbasis kompetensi Childcare 2, atau surat keterangan pengalaman kerja minimal 1 tahun sebagai Childcare. Kata atau penting karena halaman tersebut menampilkan jalur alternatif, bukan syarat bahwa pelatihan dan pengalaman harus selalu dimiliki bersamaan.

Bagi calon pengguna jasa, informasi ini mencegah dua kekeliruan. Sertifikat pelatihan tidak perlu diperlakukan sebagai bukti universal untuk semua usia dan tugas. Sebaliknya, pengalaman kerja tidak semestinya langsung diabaikan hanya karena jalur buktinya berbeda. Pertanyaan utamanya tetap sama: apakah bukti tersebut berhubungan dengan pekerjaan yang akan diberikan?

Kapan acuan daycare lebih relevan?

Konteks daycare memiliki tuntutan yang berbeda dari pengasuhan di rumah. Dalam Pedoman Standar Taman Asuh Ceria atau Daycare Ramah Anak Tahun 2023, Kementerian PPPA mencantumkan kompetensi seperti membangun hubungan yang aman dan positif dengan anak, memberikan stimulasi dan kasih sayang, menerapkan pengasuhan berbasis hak anak, melakukan deteksi dini pertumbuhan dan perkembangan fisik, berkomunikasi positif, bercerita, serta menulis jurnal harian dan laporan perkembangan.

Karena pedoman itu ditujukan untuk TARA atau daycare, jangan langsung menjadikannya daftar wajib untuk semua babysitter yang bekerja di rumah. Gunakan acuan tersebut ketika layanan yang dipilih memang berada dalam konteks daycare. Dengan begitu, keluarga tidak membandingkan dua pekerjaan yang memakai istilah pengasuhan tetapi memiliki lingkungan dan keluaran kerja berbeda.

Babysitter yang cocok bukan ditentukan oleh kata babysitter di sebuah iklan. Mulailah dari konteks pengasuhan, cocokkan usia dan daftar tugas dengan skema kompetensi yang relevan, lalu periksa apakah bukti kandidat—pelatihan atau pengalaman—benar-benar menjawab tugas tersebut. Dengan cara ini, yang dibandingkan bukan label, melainkan kecocokan pekerjaan yang nyata.

Sumber rujukan