21 September Diperingati sebagai Apa? Memahami Hari Perdamaian Internasional dan Status Liburnya
21 September adalah Hari Perdamaian Internasional, tetapi bukan hari libur nasional atau cuti bersama di Indonesia pada 2026.
21 September diperingati sebagai apa?
21 September diperingati sebagai Hari Perdamaian Internasional. Namun, dalam kalender resmi Indonesia untuk 2026, tanggal ini bukan hari libur nasional maupun cuti bersama. Jadi, istilah “diperingati” tidak otomatis berarti “hari libur”.
Daftar resmi yang diterbitkan Sekretariat Negara tidak mencantumkan 21 September sebagai hari libur nasional atau cuti bersama pada 2026.
Mengapa Hari Perdamaian jatuh pada 21 September?
Menurut sejarah resmi PBB, peringatan ini dibentuk pada 1981. Pada awalnya, hari tersebut dikaitkan dengan Selasa ketiga pada bulan September. Melalui Resolusi Majelis Umum PBB 55/282 pada 2001, tanggalnya ditetapkan secara permanen menjadi 21 September, sekaligus menjadi hari untuk menyerukan tanpa kekerasan dan gencatan senjata mulai 2002.
Rangkaian ini menjelaskan mengapa 21 September lebih tepat dipahami sebagai agenda perdamaian global, bukan sebagai tanggal merah Indonesia. PBB menetapkan makna peringatannya, sedangkan status libur di Indonesia ditentukan melalui kalender resmi pemerintah.
Apa tema Hari Perdamaian Internasional 2026?
Laman resmi PBB untuk peringatan 2026 menggunakan tema “Invest in Peace: For Everyone, Everywhere, Every Day.” PBB menekankan bahwa perdamaian tidak hanya bergantung pada pertemuan atau keputusan formal, tetapi juga dibangun melalui tindakan sehari-hari oleh individu dan komunitas.
Di sinilah tema tersebut memberi konteks yang lebih berguna daripada sekadar ucapan peringatan. Kata “invest” mengarahkan perhatian pada upaya yang berulang dan berkelanjutan, sementara frasa “every day” menunjukkan bahwa perdamaian tidak dibatasi pada satu tanggal dalam kalender. Tema itu merupakan kerangka peringatan PBB; bukan penetapan aturan baru tentang hari libur di Indonesia.
Karena itu, ketika mencari makna 21 September, jawabannya bergantung pada pertanyaan yang diajukan: sebagai tanggal peringatan, ini adalah Hari Perdamaian Internasional; sebagai kalender libur Indonesia 2026, tanggal tersebut bukan hari libur nasional atau cuti bersama.